Frozen Cake (versi 1)



Dalam rangka memenuhi janji ke anak-anak yang akan berultah barengan (ultah mereka hanya beda satu hari), maka saya akan mengadakan pesta ultah untuk mereka. Terakhir ultah mereka dirayakan saat ultah Keisha yang ke-tiga dan Natasha ultah pertama. Tiap hari Keisha menghitung hari, bertanya kapan bulan Juni datang dan tiap hari juga dia cerita ke guru dan teman-temannya disekolah bahwa dia akan punya kalas (bahasa Swedia yang artinya kira-kira : pesta ultah). Dan saya tentu sudah tak bisa mengelak lagi selain menyanggupi. Tapi ternyata tidak hanya minta dirayakan, Keisha juga punya permintaan khusus bahwa ultahnya nanti bertema Frozen. Dia dengan sangat lancar dan detail menjelaskan apa arti pesta ultah dengan tema tersebut, dia sebut mulai dari kostum yang akan dia kenakan dihari H, hiasan pesta ultah dan cake semuanya harus bertema frozen. 

Hadeuuhh......mumet!

Masalah lainnya, la kok ultah bertepatan dengan minggu yang full dengan ujian, sampe 3 ujian dalam minggu itu. Terpaksa dengan muka manyun Keisha bersedia perayaan ultahnya dimundurkan menunggu mamma punya waktu untuk menyiapkan segalanya. Habis dia gak punya pilihan....jadinya harus mengangguk setuju..haha :D


Pernak-pernik frozen sudah mulai nyicil saya kumpulkan sebulan sebelum hari H : piring, cangkir plastik, trompet, taplak meja, topi, topeng, bubbles soap dengan kemasan bertema frozen, plus kantong souvenir dan isinya untuk anak-anak semua bertema frozen, termasuk juga kostum mereka plus sepatu dengan tema frozen sudah saya siapkan jauh hari. Tinggal cake-nya nih. Mencoba telpon beberapa bakery dikota tempat saya tinggal, begitu tahu harganya amboyyyy...gak nahan, mihiiillll banget...hikss. 

Dua minggu sebelum hari H, akhirnya saya putuskan untuk nekad membuat cake ultah sendiri. Saya gak masalah untuk urusan baking, artinya bagi saya sudah bukan pekerjaan berat lagi. Tapiii kalo urusan mendekor cake, apalagi buat pesta ultah anak-anak yang nanti akan mengundang cukup banyak orang, rasanya kok saya agak galau bin gak PD. Tapi begitu ingat harus membayar sekian duit yang kalo saya investasikan dalam bentuk peralatan mendekor cake, rasanya akan jauh lebih berdaya guna. Apalagi kalo mengingat kemungkinan ada bahan-bahan 'aneh' dalam proses pembuatan cake-nya nanti. Waaahhhh....memang setelah ditimbang dan difikir beberapa hari, saya putuskan untuk mulai menjajal kemampuan mendekor cake. Siapa takuuttt ??? :D

Mulailah saya berburu perangkat perang dan pernak pernik baking berbau frozen, seperti snow flake cookie cutter, cupcake wrapper plus hiasannya bertema frozen, dan lain sebagainya. Sekaligus mulai googling cake-cake bertema frozen untuk mendapatkan ide seperti apa kira-kira cake yang akan dibuat nanti. Lalu setelah dapat ide, mulai dech berburu bahan-bahan cake yang dibutuhkan. Saya juga memutuskan untuk menggunakan fondant alias sugarpaste. Sebetulnya menggunakan marsipan lebih simpel, karena tersedia di toko grocery dekat rumah, tapi karena ini untuk konsumsi anak-anak, maka saya lebih memilih sugarpaste karena marsipan mengandung kacang almond, khawatir ada anak yang alergi kacang-kacangan (disini banyak anak-anak yang alergi kacang-kacangan), jadi nyari yang aman sajalah.

Cake ultah saya buat dua versi, versi pertama adalah versi trial and error, hihiihi..namanya demikian karena sebelum mendekor cake buat pesta ultah dirumah, maka saya buat dulu versi trial and error dengan dekor sederhana dan apa adanya. Cake ini akan saya kirimkan ke sekolah Tasha di hari ultah dia. Diluar dugaan, mereka bilang cakenya selain cantik, rasanya juga enak, segar dan tidak terlalu manis...Alhamdulillah, saya senang sekali mendengarnya karena jujur saya sebetulnya deg-deg dueerrr saat mengirim cake tersebut ke sekolah Tasha, khawatir rasanya amburadul, kalo penampakan sich saya gak terlalu perduli..hehe..:D.

Cake versi kedua saya buat dua tingkat dan dengan dekorasi tema frozen yang komplet dan lebih spektakuler (lebay.com). Filling dan frosting berbeda, hanya cover saja yang tetap menggunakan sugarpaste. Cake ini untuk sajian pesta ultah dua anak saya di rumah. Alhamdulillah tamu-tamu pada suka melihat dan mencicipinya, mereka bilang juga cantik dan enak. Lega dech rasanya...gak sia-sia dua hari 'survei' via mbah gugel hehehe......

Surprisednya lagi, saya menerima beberapa order cake ultah..ketika cerita dengan suami, dia bilang 'It's good but please keep focusing on your study' hahaha....dia khawatir saya keasyikan mendekor cake sehingga akhirnya lupa kalo sekolah belon beres hihihi..:D. 

OK dech, baiknya saya langsung kebagian intinya, akan saya tuliskan resep bagian-bagian cakenya secara terpisah agar lebih informatif dan nyaman membacanya. 

Frozen Cake versi 1

Resep untuk base cake bisa dilihat disini : Base Cake

Filling saya menggunakan strawberry mousse, rasanya asam segar dan sengaja takaran gula saya kurangi karena lapisan penutup cake dan cover cake sudah manis, base cakenya sendiri juga sudah cukup manis. Resep asli orang sini menggunakan gelatin, tentu saja tidak tersedia gelatin halal disini, tapi agar-agar bubuk tersedia dibeberapa toko bahan kue. Tekstur filling (mousse) memang beda banget ketika menggunakan gelatin bila dibandingkan dengan menggunakan agar-agar bubuk. Mousse dengan bahan gelatin teksturnya sangat halus seperti busa, sedangkan menggunakan agar-agar tidak bisa sehalus jika menggunakan gelatin, apa saya yang salah ya ? mohon koreksi jika ada yang bisa menggunakan agar-agar dengan tektur mousse yang halus seperti jika menggunakan gelatin. 

Sedangkan untuk frosting cake, saya menggunakan Meringue.

Sumber resep : disini


Filling : Strawberry mousse (atau bisa diganti buah berries yang lainnya seperti blueberry, raspberry, dll)

Bahan
200 gr strawberry segar (buang tangkai dan daun, cuci bersih dan tiriskan)
2,5 sdt agar-agar bubuk
1/2 dl air
1/2 dl gula pasir
100 gr krim keju Kesella 
1 dl gula halus (atau sesuai selera)
2 dl whipped cream

Cara Membuat
1. Strawberry + 1/2 dl air, diblender atau bisa juga dengan dicincang kasar. Tuang dipanci kecil.
2. Tambahkan gula pair dan agar-agar bubuk.
3. Masak menggunakan api kecil sembari terus diaduk-aduk, sampai mendidih.
4. Angkat, lalu diamkan sampai agak hangat.
5. Jika sudah hangat, tambahkan kesella, aduk rata. 
6. Masukkan whipped cream, gula halus dan kocok menggunakan elekrik mixer sampai kental.
7. Masukkan ke kulkas, sampai benar-benar dingin sebelum dipakai untuk mengisi cake.
    Saya diamkan semalaman dikulkas, lalu keesokan harinya baru saya pakai. Teksturnya akan kental 
    dan lembut meski tidak terlalu halus.
8. Siap dipaki untuk filling cake.






Resep Frosting (Meringue)

Bahan
4 butir putih telur
1 1/5 dl gula halus
1 sdt jus lemon

Cara Membuat
1. Kocok putih telur + jus lemon sampai putih dan kaku (ketika mangkok dibalik, adonan tidak
    tumpah).
2. Tambahkan gula halus sedikit demi sedikit sembari terus dikocok. Takaran gula bisa disesuaikan
    dengan selera, bisa ditambah jika dirasa kurang manis. Saya lebih suka tidak terlalu manis.
3. Siap dipakai untuk frosting cake.










Popular Posts